Sport

Advocaat Tetap Positif Meski Curaao Dibantai Jerman 1-7 di Piala Dunia 2026

Jakarta (KABARIN) - Pelatih Curaçao, Dick Advocaat, tetap menilai sisi positif dari kekalahan telak timnya 1-7 dari Jerman pada laga perdana Grup E Piala Dunia 2026 di NRG Stadium, Houston, Amerika Serikat.

Meski hasil pertandingan berat, Advocaat menegaskan dirinya tetap bangga dan senang karena Curaçao akhirnya bisa tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.

"Pada akhirnya kami senang karena menjadi bagian dari turnamen sepak bola terbesar di dunia. Kami harus mengubah ini menjadi Piala Dunia yang indah. Kami masih bisa membuat kejutan pada pertandingan kedua dan ketiga," kata Advocaat setelah pertandingan seperti dikutio Reuters pada Senin.

Curaçao yang menjalani debut di putaran final Piala Dunia sempat memberikan perlawanan dengan mencetak gol penyeimbang melalui Livano Comenencia, setelah Felix Nmecha lebih dulu membawa Jerman unggul.

Namun, Jerman yang merupakan empat kali juara dunia kemudian menunjukkan kualitasnya dan mencetak enam gol tambahan hingga menutup laga dengan kemenangan besar 7-1.

Advocaat mengakui hasil tersebut di luar ekspektasi timnya, meski ia menilai para pemain tidak perlu merasa malu menghadapi lawan sekelas Jerman.

"Mereka sangat, sangat kuat dan kami kebobolan beberapa gol yang mudah. Para pemain tahu bahwa ketika kalah mereka tidak boleh patah semangat. Ini bukan sebuah aib," ujarnya.

Pelatih berusia 78 tahun itu juga memberikan apresiasi kepada para suporter Curaçao yang tetap bernyanyi dan memberi dukungan meski timnya tertinggal jauh.

Ia bahkan mengaku sempat tersentuh saat lagu kebangsaan Curaçao dikumandangkan sebelum pertandingan dimulai.

"Ini berkaitan dengan kebahagiaan masyarakat Curacao. Saat itulah emosi muncul. Kebahagiaan mereka sungguh luar biasa," kata Advocaat.

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: